DEPARTEMENT KASTRAT

Aksi Damai Pemilu 2014

DEPARTEMENT KASTRAT

PENGOBATAN GRATIS BERSAMA DPU-DT

DEPARTEMEN SOSIAL MASYARAKAT

Ngawul

DEPARTEMEN EKONOMI

ADIK-ADIK BINAAN DEPSOSMAS

ZONAMUSLIMNEGRAWAN

Selasa, 27 November 2012

Hijrah


Waktu terus bargulir, detakan waktu terus berputar seakan mengejar
 jauh dalam impian indah, inspirasi yang tercipta
langkah kaki terus berjalan sebuah harapan
Hiruk pikuk, warna-warni hari masihku nikmati
makhluk yang sempurna dengan kekurangan,

Membuka jendela kegelapan, di sana ada sinar harapan
Bangkit! Berjuang menatap cerahnya masa depan yang menanti
Menyisakan sedikit kenangan indah di masa lalu yang kini hanya tinggal bayangan
Aku bukan pemenang, tapi ku layak jadi pemenang
tak pernah lelah berusaha untuk berjuang lalui tantangan di depan mata

Menjadi Generasi Muslim Negarawan: Tawaran KAMMI Untuk Perbaikan Negeri Di Momentum Pahlawan


 
Sebagai kader KAMMI atau simpatisan KAMMI, kiranya tak asing lagi dengan istilah Muslim Negarawan. Muslim Negarawan identik dengan kader KAMMI, yang mana tulisan tersebut disematkan pada jaket KAMMI. Lalu apa makna dari Muslim Negarawan itu?
Secara bahasa, Muslim Negarawan merupakan frase yang terdiri dari kata Muslim dan Negarawan. Dua kata ini bermakna netral yakni, muslim, merujuk pada manusia yang beragama Islam dan negarawan merujuk pada kualitas pemimpin puncak sebuah Negara. Sedangkan secara istilah, Muslim Negarawan adalah kader KAMMI yang memiliki basis ideologi Islam yang mengakar, basis pengetahuan dan pemikiran yang mapan, idealis dan konsisten, berkontribusi pada pemecahan

Minggu, 11 November 2012

Berani Muda Berani Luar Biasa


Saat pemuda yang lain tidur, maka ia bangun. Saat pemuda yang lain bermain-main, maka ia bekerja. Saat pemuda yang lain putus asa, maka ia bekerja. Saat pemuda yang lain mundur, maka akan ia tetap maju. Saat pemuda yang lain diam, ia tetap bergerak. Ia adalah sosok pemuda yang luar biasa. Dan saya yakin bahwa itulah ANDA. Seorang pemuda yang luar biasa, berusaha dan bekerja diatas standar orang rata-rata.
Sahabat, untuk menjadi seorang pemuda yang luar biasa, kita harus melakukan hal yang berbeda dengan pemuda yang lain. Saat pemuda yang lain tidur 8 jam sehari, mungkin bagi seorang pemuda yang luar biasa, ai hanya tidur 4 jam sehari. Saat pemuda yang lain bekerja 8 jam sehari, bagi seorang pemuda yang luar biasa, ia bekerja 12 jam sehari. Saat pemuda yang lain membaca Al-Qur’an 1 Juz perhari, bagi seorang pemuda yang luar biasa bisa jadi dia membaca Al-Qur’an 3 juz perhari.
Itulah salah satu contoh pemuda yang luar biasa. Nah, sekarang bagaimana dengan ANDA?, apakah ANDA ingin jadi pemuda biasa-biasa saja? Atau ingin menjadi pemuda yang luar biasa? Jujur saya katakan kepada ANDA jika hanya menginginkan untuk menjadi pemuda biasa-biasa saja, seperti contoh-contoh diatas, maka bersiap-siaplah ANDA ditendang Jaman.

Selasa, 30 Oktober 2012

Serba-serbi PKK1

Ketika mendaftar  PKK1 ( Pelatihan Kepemimpinan dan Kemudaan 1) bingung...ini kegiatan apa ya...apakah sebatas pelatihan yang biasa ditawarkan para senior  untuk penyambutan Mahasiswa Baru atau adakah yang berbeda? Berbeda dengan organisasi lainnya. Lalu apa yang membedakannya...Hmmm...memang menjadi mahasiswa baru itu susah...banyak pilihan yang ditawarkan tapi gak tau yang cocok yang mana...
Galau terus juga menyusahkan..tidur gak enak makan minum juga gak enak,  pikiran terus...Hmmm PKK1 lagi...para senior rajin sms tentang PKK1 terus...Gak bosan yaa..Ketemuan aja gak pernah...sok kenal deh jadinya.
Sms yang masuk pun mengkerenkan PKK1...huhf ...mau ikut tapi malas gak ikut juga gak enak ...pilihan sulit jadinya.

Senin, 29 Oktober 2012

Profil Buletin 4


Eko Setyo Budi Utomo atau yang lebih akrab disapa Eko SBU  adalah salah satu kader KAMMI yang telah membuktikan kontribusi nyatanya dalam organisasi dan tentunya sebagai warga Negara Indonesia. Salah satunya beliau pernah mengikuti beberapa pelatihan kepemimpinan yang akhirnya mengantarkan beliau menjadi pemimpin di kampus ini.
Orang yang hobi rihlah (jalan-jalan) ini lahir di Demak, 27 Agustus 1990. Beliau  juga pernah  menjadi kadep kastrat dan  kadep kaderisasi di KAMMI komisariat IKIP. Eko SBU merasa bahwa Indonesia sedang rindu pemimpin yang peduli rakyatnya, menurutnya pemimpin adalah pelayan dan untuk membuktikan pernyataan itu beliau terinspirasi oleh kisah amirul mukminin ‘Umar r.a yang dengan penuh tanggung jawab dan  rasa bersalah memanggul karung gandum  dimalam hari untuk diberikan kepada salah satu rakyatnya yang kelaparan. Dari situlah untuk apa pemimpin harus dilatih, karena memilih pelatihpun haruslah orang yang telah terlatih.

Inilah Dia… Pelatihan Kepemimpinan dan Kepemudaan 1



Pada setiap individu ada keinginan untuk lebih baik dari yang lain. Berbagai cara diupayakan untuk menjadi kenyataan. Ada yang belajar secara otodidak maupun memanfaatkan sarana pelatihan keilmuan yang ada.
Belajar adalah proses untuk mengadakan perubahan, dari yang belum bisa menjadi bisa, dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak paham menjadi paham. Strategi belajar masing-masing orang berbeda, sesuai dengan tipe belajarnya (audio, visual atau kinestetik).
Dalam meraih impiannya, banyak individu berani mengorbankan harta, waktu, tenaga dan pikirannya. Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari orang di sekeliling kita. Tentang kesungguhan, kerja keras dan optimisme dalam perjuangan meraih apa yang diimpikan. Dari mereka ada yang berakhir manis, dan ada juga yang berakhir tragis. Semua bergantung kepada konsistensi dan proses yang dijalani.