Aksi Damai Pemilu 2014
DEPARTEMENT KASTRAT
PENGOBATAN GRATIS BERSAMA DPU-DT
DEPARTEMEN SOSIAL MASYARAKAT
Ngawul
DEPARTEMEN EKONOMI
ADIK-ADIK BINAAN DEPSOSMAS
ZONAMUSLIMNEGRAWAN
Senin, 23 Desember 2013
Rasanya baru kemarin
kau gendong aku memutari sudut desa tanpa tepi
rasanya baru kemarin, kau timang aku disegala waktu
tanpa henti
ciuman kasih sayang yang slalu mmberkas di kedua pipi dan dahi
kemudian dilanjut dengan sesuap nasi,
rasanya baru kemarin,
engkau mengantarkanku ke pintu gerbang sekolah, bahkan sampai masuk kelas memilihkan tempat duduk terdepan untukku,
dengan harapan agar aku menjadi yang terdepan
kemudian, tibalah masaku
dalam keadaan gamang, namun sok jagoan
dalam cengkraman teman baru, petualangan hidup yang menggoda
namun tetap dalam pengawasanmu
hingga, kau tak lupa tuk mendo'akanku, slalu
ciuman kasih sayang yang slalu mmberkas di kedua pipi dan dahi
kemudian dilanjut dengan sesuap nasi,
rasanya baru kemarin,
engkau mengantarkanku ke pintu gerbang sekolah, bahkan sampai masuk kelas memilihkan tempat duduk terdepan untukku,
dengan harapan agar aku menjadi yang terdepan
kemudian, tibalah masaku
dalam keadaan gamang, namun sok jagoan
dalam cengkraman teman baru, petualangan hidup yang menggoda
namun tetap dalam pengawasanmu
hingga, kau tak lupa tuk mendo'akanku, slalu
KAULAH YANG KU INGAT
Disebuah kota padat penduduk
Disebuah pelosok pemukiman kota
Disudut kota penuh orang
Disanalah tempat perantauan
Jiwa hati menggelora
Berteriak “panas”,,,
Apa daya terpekik kata “ibu”,,,
Celoteh hati yang senyap
Celoteh jiwa yang tak terdengar
Disudut kota penuh orang
Disanalah tempat perantauan
Jiwa hati menggelora
Berteriak “panas”,,,
Apa daya terpekik kata “ibu”,,,
Celoteh hati yang senyap
Celoteh jiwa yang tak terdengar
Puisi sederhana untuk ibu tercinta
Ibu
Kaulah sang bidadari dunia ku
Kau yang memberi cahaya dalam hidupku
Tanpamu aku tak bernyawa
Ibu
Saat aku tak mampu menopang tubuhku
Dengan sabar kau menitihku dengan cucuran keringat sucimu
Saat aku mulai gelisah dengan kehidupan
Kau menyadarkan aku dengan senyuman indahmu
Ibu
Pelukanmu membuatku rindu
Kasih sayangmu membuatku malu
Malu karena belum mampu membahagiakanmu
Kau yang memberi cahaya dalam hidupku
Tanpamu aku tak bernyawa
Ibu
Saat aku tak mampu menopang tubuhku
Dengan sabar kau menitihku dengan cucuran keringat sucimu
Saat aku mulai gelisah dengan kehidupan
Kau menyadarkan aku dengan senyuman indahmu
Ibu
Pelukanmu membuatku rindu
Kasih sayangmu membuatku malu
Malu karena belum mampu membahagiakanmu
3 menitku untuk IBU..
1 menit, Assalamualaikum Bu gmn kabrnya? ibu sehat?
(lirih suaranya menjawab) waalaikumsalam, Alhamdulillah
kbr ibu baik nak. kbarmu bagaimana? ibu rindu, beberapa hari ini nmrmu susah di
hubungi, ibu khawatir,,
aku baik Bu.
2 menit...........jangan lupa Shalat, istirahat yang cukup, makan.
iya bu.. ibu, aku mau lanjut kegiatan dulu ya, aku sayang ibu....
hening
3 menit..........iya nak, ibu memdoakanmu selalu
aku baik Bu.
2 menit...........jangan lupa Shalat, istirahat yang cukup, makan.
iya bu.. ibu, aku mau lanjut kegiatan dulu ya, aku sayang ibu....
hening
3 menit..........iya nak, ibu memdoakanmu selalu
DO’A Untuk Ibu
Ibu kau mengandung ku selama 9 bulan
Hingga engkau merelakan hidup mu demi melahirkan ku
Kau merawatku sampai aku tumbuh besar tanpa pamrih
Kau memeluk ku di saat aku sendiri tiada arah
Kadang kau sering membohongiku demi kebaikan ku
Kadang kau berkata sudah makan, padahal nyatanya tidak
Apakah itu semua kau lakukan untuk aku ibu
Kau merelakan segalanya untuk diriku
Di usia mu yang semakin tua engkau selalu berjuang demi mimpi ku
Jari-jari mu yang semakin rapuh tetap menafkahiku
Wajah mu selalu ada dalam pandangan mataku di manapun aku berada
Meskipun kau sedih Senyum mu selalu hadir dalam hidup ku
Ku rasakan sentuhan tangan mu di saat aku di dekat mu Ibu
Ku rasakan kehangatan mu di saat aku sedang menangis
Ku lihat tatapan mata mu memancarkan kasih sayang yang tiada batas
Di dalam hatimu mengandung banyak harapan lebih untuk ku
Kau merawatku sampai aku tumbuh besar tanpa pamrih
Kau memeluk ku di saat aku sendiri tiada arah
Kadang kau sering membohongiku demi kebaikan ku
Kadang kau berkata sudah makan, padahal nyatanya tidak
Apakah itu semua kau lakukan untuk aku ibu
Kau merelakan segalanya untuk diriku
Di usia mu yang semakin tua engkau selalu berjuang demi mimpi ku
Jari-jari mu yang semakin rapuh tetap menafkahiku
Wajah mu selalu ada dalam pandangan mataku di manapun aku berada
Meskipun kau sedih Senyum mu selalu hadir dalam hidup ku
Ku rasakan sentuhan tangan mu di saat aku di dekat mu Ibu
Ku rasakan kehangatan mu di saat aku sedang menangis
Ku lihat tatapan mata mu memancarkan kasih sayang yang tiada batas
Di dalam hatimu mengandung banyak harapan lebih untuk ku









