DEPARTEMENT KASTRAT

Aksi Damai Pemilu 2014

DEPARTEMENT KASTRAT

PENGOBATAN GRATIS BERSAMA DPU-DT

DEPARTEMEN SOSIAL MASYARAKAT

Ngawul

DEPARTEMEN EKONOMI

ADIK-ADIK BINAAN DEPSOSMAS

ZONAMUSLIMNEGRAWAN

Sabtu, 04 Mei 2013

Gagdet, Menjauhkan yang Dekat

 Semua orang setuju kalau dikatakan bahwa zaman sekarang itu zamannya informasi bebas. Di mana dengan kemajuan teknologi dewasa ini semua bisa kita tahu hanya dengan sekali klik, dan tidak harus menunggu waktu yang lama. Bahkan kurang dari satu menit pun kita bisa tahu apa yang sedang terjadi di pojokan “Suriname” sana.
Rasanya sulit dipercaya kalau ada di antara kita yang tangannya masih kosong dari gadget. Semua orang memegang “batangan besi” idiot tersebut, dengan segala macam merek, bentuk dan manfaatnya. Ya minimal sebuah ponsel pasti lah dimiliki, walaupun yang kelasnya baru bisa sms dan telepon saja.
Dunia ini rasanya sudah tidak mempunyai tembok penghalang lagi, semua serba mudah. Orang di Indonesia dengan mudah bisa berbincang dan saling memandang dengan ia yang ada nun jauh di seberang samudera sana, semuanya teknologi yang membantu. “Connecting without walls” begitu istilahnya; bisa berkomunikasi tanpa ada tembok penghalang.
Yang hebatnya lagi bahwa kemajuan ini benar-benar masif dan masuk ke daerah-daerah terpencil, gang-gang sempit, serta jalan-jalan becek. Artinya memang semua kalangan sudah bisa mengakses fasilitas itu semua. Tanpa harus melihat umur, status sosial, apalagi status martial. Entah itu melalui sebuah papan besi berukuran 14, 12 dan 10 inch, atau juga melalui batangan besi yang bertombol (ponsel pintar). Semua benar-benar mudah!
“Mendekatkan yang jauh”, begitu kata orang-orang! Ya karena memang semua jarak menjadi nihil dengan adanya ini semua! Tapi sadar atau tidak, justru semua kemajuan teknologi ini bisa (dan memang sudah terjadi) MENJAUHKAN YANG DEKAT.
Ditempat-tempat umum kita bisa dengan mudah menemukan itu semua. Di busway kan, kereta, bus, bahkan angkot pun, semua yang dekat menjadi jauh. Dua orang yang duduk bersampingan saling sibuk berjempol ria dan khusyu’ memandang layar berukuran 3-5 inch nya sambil tersenyum dan terkadang juga terbahak-bahak, tapi tidak jarang juga yang memasang tampang “sewot”. Dan dia sudah benar-benar tidak peduli siapa dan apa yang di samping kiri dan kanannya.
Di kelas-kelas belajar pun demikian, di jam istirahat ataupun ketika sang guru/dosen tak hadir. Semua peserta didik layaknya orang yang baru masuk kelas di hari pertama, semua tidak saling kenal dan tanpa sapa. Sebab mereka tenggelam dalam buaian laptop dan gadget mereka tanpa peduli ada teman-temannya di satu ruangan itu.
Keadaan yang terjadi di rumah-rumah pun tak jauh berbeda. Sibuk dengan dunia maya-nya, seorang pemuda tak tahu kalau tetangganya baru meninggal dunia malam hari, dia baru kaget ketika paginya banyak tamu di rumah tetangganya. Bukan cuma tetangga, bahkan orang tua nya pun seakan menjadi orang asing yang berada dalam satu rumah.
Ya benar-benar mendekatkan yang jauh, tapi buruknya, ia juga MENJAUHKAN YANG DEKAT.
Semaju apapun teknologi sekarang ini, status kita tetaplah sebagai seorang muslim yang punya ikatan kuat dengan syariah, dan itu tak mungkin terlepas. Syariat ini memang menganjurkan kita untuk terus menyambung silaturahim, tapi melakukan sebuah syariat bukan berarti harus mengabaikan kewajiban yang lain.
Sibuk dengan yang jauh tanpa tahu siapa yang ada di kiri dan kanan, itu bukan sikap ideal seorang muslim. Saling sapa dan lempar senyuman itu mestinya haruslah dilakukan kepada ia yang berada di samping bukan malah sibuk bersiul ria dengan mereka yang tidak nyata di dunia maya.
Sudah saatnya kita bersalaman dan memberi salam juga mengenal siapa yang duduk di kiri dan kanan kita.
Wallahu A’lam.

Share-ku

Assalamualaikum wr.wb
Salam sukses untuk kawan-kawan semua
Mau share sedikit ne tentang apa toh itu KAMMI?
Banyak yang masih bertanya-tanya ya buat temen-temen yang belum mengenal organisasi ini
Kammi itu sebenrnya apa si?.ajaran apa saja yg dberikan dan di ajarkan?
Tenang teman-teman mau sedikit memberikan pencerahan tentang apa toh iku KAMMI bagi kawan-kawan yang belum tahu.
Organisasi KAMMI itu organisasi yang di dalamnya terdapat banyak pengetahuan mengenai ilmu agama, bagi kawan-kawan yang ingin memperdalam ilmu agama boleh lah kawan-kawan ikut mncoba masuk dalam organisasi ini dan jangan takut kawan-kawan semua membicarakan soal ilmu agama dalam organisasi KAMMI tidak menuntut kok untuk kwan-kawan harus memakai jilbab yang besar, dalam KAMMI juga kita bisa mengetahui menjadi seorang pemimpin itu seperti apa?
Sedikit bercerita ne tentang pengalaman saya semenjak saya ikut KAMMI?
Heehehe,,,,,,lucu kalau mngingat bagaimana sejarahnya saya bisa ikut KAMMI.
Dulu pas awal-awal ada rekrutmen keanggotaan KAMMI saya ikut itu karena di ajak sama temen dan setelah di jalani beberapa hari, minggu dan bulan asyik juga loo,,,banyak pengalaman-pengalaman baru lhooo dari organisasi,,bisa tau masalah-masalah terbaru yang ada dikalangan pemerintahann dll,,,,bisa sedikit memperbaiki akhlak kita juga lhoo kawan-kawan.
Jadi bagi teman-teman yang mungkin membaca tulisan saya ini,,dan tertarik untuk lebih mngetahui
Ayooo jangan sungkan untuk gabung...
Perubahan jiwa bangsa untuk menjadi jiwa seorang pemimpin berawal dari diri kita lhoo...
wassalamualaikum

lilis/staff kastrat (PPB/ 2013)

Jumat, 03 Mei 2013

aksi turun ke jalan menggalang dana untuk korban banjir demak dan sekitarnya


                                         KAMMI IKIP PGRI Semarang peduli sesama
                                                           pada tanggal  20 April 2013
                                                                    by sosmas


 Suasana persiapan penggalangan dana
KAMMI IKIP PGRI Semarang menggalang dana di daerah sekitar kampus jalan kartini..
semoga bermanfaat dana yang kami kumpulkan walau gak seberapa...Alhamdulillah terkumpul Rp 209.100,00 yang selanjutnya di salurkan ke lembaga zakat DPU DT dan akan di salurkan ke korban banjir Demak dan sekitarnya..






"Tidak Pernah Ada Nada Sibuk Jika..."

 
Pernahkah Anda bayangkan bila pada saat kita berdoa, kita mendengar ini:

"Terima kasih, Anda telah menghubungi Baitullah".

Tekan 1 untuk 'meminta'.
Tekan 2 untuk 'mengucap syukur'.
Tekan 3 untuk 'mengeluh'.
Tekan 4 untuk 'permintaan lainnya'."

Atau....
Bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti ini:
"Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain. Tetaplah sabar menunggu.
Panggilan Anda akan dijawab berdasarkan urutannya."

Atau, bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda mendapat respons seperti ini:

"Jika Anda ingin berbicara dengan Malaikat,

Tekan 1. Dengan Malaikat Mikail,
Tekan 2. Dengan malaikat lainnya,
Tekan 3. Jika Anda ingin mendengar sari tilawah saat Anda menunggu,
Tekan 4. "Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga & neraka, silahkan tunggu sampai Anda tiba di sini!!"

Atau bisa juga Anda mendengar ini :

"Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali menelpon hari ini. Silakan mencoba kembali esok hari."
atau...
"Kantor ini ditutup pada akhir minggu. Silakan menelpon kembali hari Senin setelah pukul 9 pagi."
Alhamdulillah. .. Allah SWT mengasihi kita, Anda dapat menelpon-Nya setiap saat!!!

Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja dan Dia mendengar Anda. Karena bila memanggil Allah, Anda tidak akan pernah mendapat nada sibuk. Allah menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara pribadi.

Ketika Anda memanggil-Nya, gunakan nomor utama ini: 24434

2 : shalat Subuh
4 : shalat Zuhur
4 : shalat Ashar
3 : shalat Maghrib
4 : shalat Isya

Atau untuk lebih lengkapnya dan lebih banyak kemashlahatannya, gunakan nomor ini : 28443483

2 : shalat Subuh
8 : Shalat Dhuha
4 : shalat Zuhur
4 : shalat Ashar
3 : shalat Maghrib
4 : shalat Isya
8 : Shalat Lail (tahajjud atau lainnya)
3 : Shalat Witir

Info selengkapnya ada di Buku Telepon berjudul "Al Qur'anul Karim & Hadist Rasul"

Langsung hubungi, tanpa Operator tanpa Perantara, tanpa dipungut biaya.

Nomor 24434 dan 28443483 ini memiliki jumlah saluran hunting yang tak terbatas dan seluruhnya buka 24 jam sehari 7 hari seminggu 365 hari setahun !!!

Sebarkan informasi ini kepada orang-orang di sekeliling kita. Mana tahu mungkin mereka sedang membutuhkannya

Sabda Rasulullah S.A.W : "Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih laut"

7 Kalimah ALLAH:

1. Mengucap "Bismillah" pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.
2. Mengucap " Alhamdulillah" pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.
3. Mengucap "Astaghfirullah" jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.
4. Mengucap " Insya-Allah" jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.
5. Mengucap "La haula wala kuwwata illa billah" jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.
6. Mengucap "inna lillahi wa inna ilaihi rajiun" jika menghadapi dan menerima musibah.
7. Mengucap "La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah " sepanjang siang dan malam sehingga tak terpisah dari lidahnya.

Dari tafsir Hanafi, mudah-mudahan ingat, walau lambat-lambat. ... mudah-mudahan selalu, walau sambil lalu... mudah-mudahan jadi bisa, karena sudah biasa.
copas oleh Bams Nomo

Rabu, 24 April 2013

Diskusi KASTRAT


Selamat hari kartini