Sabtu, 30 Juni 2012

Fenomena mahasiswa IKIP PGRI SMG



Menjadi Mahasiswa merupakan kenaikan status yang terpandang baik di masyarakat. Sebagai kaum yang diharapkan menjadi pendobrak perbaikan bangsa dengan bidang yang ditekuni masing-masing. Tapi hanya sebagian kecil yang menyadari itu dan tidak dipungkiri menjadi mahasiswa tidak terlepas dari unsur pribadi. Pada akhirnya tujuan menjadi mahasiswa sesungguhnya hanyalah visi para pemuda yang berpikir kritis.
Lalu di mana letak salahnya menjadi mahasiwa? Mahasiswa dengan segenap kemampuan yang dimilikinya hanya memposisikan sebagai penonton . Menonton ketika sebagian kecil mahasiswa bersusah payah berjuang menjadi Directur of change. Lalu pantaskah mereka yang sebatas penonton menjadi mahasiswa? Ataukah mereka hanya mengejar gelar untuk melengkapi syarat mencari pekerjaan?
Fenomena 3K ( kos,kampus,kantin ) pun terjadi di IKIP PGRI SMG. Bisa dilihat ketika teman-teman internal mengadakan sebuah acara. Peminat mahasiswa mengikuti acara tersebut jauh dari target yang diharapkan. Ketika bicara totalitas pengadaan acara tersebut, teman-teman internal pun sudah maksimal. Dan perlu usaha ekstra untuk menarik simpati mahasiswa dengan agenda berbau akademik. Tapi dengan mudahnya mahasiswa tertarik dengan kegiatan hedonisme. Suatu problem bersama yang perlu dicari solusinya.
Untuk mengatasi mahasiswa 3K sebuah program unik ditawarkan oleh FPMIPA IKIP PGRI SMG yaitu mewajibkan mahasiswa baru 2012 disemester 1 untuk mengikuti ORMAWALEMAWA atau UKM dengan pembuktian sertifikat. Solusi yang bagus untuk kondisi mahasiswa IKIP sekarang. Tapi cukupkah hanya dengan solusi ini? Pasti jawabannya tidak. Karena solusi tersebut pun akan menimbulkan problem baru ketika tidak terealisasi dengan baik. Karena hanya mencetak mahasiswa pengejar sertifikat. Bagaimana dengan mahasiswa hedonisme? Bagaimana pula dengan falkutas lain? Atau mahasiswa bukan angkatan 2012?. Sekali lagi butuh solusi yang tepat.
Pertannyaan akan timbul bagaimana memposisikan KAMMI sebagai organisasi eksternal di Kampus yang mahasiswanya 3K dan hedonisme. Bukan pekerjaan mudah. Tapi KAMMI harus dan terus menyiapkan serta mencetak kader sebagai directur of change sesuai visi misi KAMMI. Maka SIAPKAH KAMMI IKIP PGRI menyambut Mahasiswa Baru 2012?  (Spesial from Dept.HUMAS)

0 komentar:

Posting Komentar